Kemarin tidak sesuai harapan jadi ngga trading. Rencana put MOS dan atau PCLN bubar. Saat market open memang merah & di bawah MA22, tapi trend justru bullish. Ya udah karena ngga ok, akhirnya ya ngga trading. Buat apa ngotot khan katanya "lebih baik kehilangan kesempatan daripada kehilangan uang".
Hari ini rencananya mau masuk IC mingguan OEX APR1 09 (index SP100).
Harga terakhir = 384.14
ATR = 13an
Strike = 360/365/405/410
Profit = 0.5 per K
Modal ditahan = 450 per K
ROI = 250/2250 = 11.11% dalam tempo 1.5-2 hari
Jika posisi masih di dalam kandang maka akan didiamkan exp pd Jumat minggi ini.
Saya akan masuk posisi jika range pergerakan OEX tidak lebih dari 5 point.
2.4.09
Rencana Trading - 020409
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
3:54 PM
0
komentar
Label: Saham - Options
1.4.09
Rencana Trading - 010409
Put MOS, PCLN
Break MA22, SS %K crossed below %D, MACD(Fast Line crossed below Slow Line.
Untuk konfirmasi, sy akan masuk jika harga pembukaan di bawah harga penutupan hari kemarin tapi belum terlalu dalam. Jangan lupa perencanaan take profit & cut loss (bisa berdasarkan MA, Fibo, dll)dan jangan lupa cek harga & open int optionsnya. Spread jangan lebih besar dr 0.2.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
7:27 PM
0
komentar
Label: Saham - Options
30.3.09
Rencana Trading - 300309
put NTRS, AMZN, CERN, EOG
SlowStochastic(10,15) %K crossed below %D, MACD(8,17,9) Fast Line crossed below MACD Slow Line (unt NTRS blm terjadi).
untuk konfirmasi, sy akan masuk jika harga pembukaan di bawah harga penutupan hari kemarin tapi belum terlalu dalam. Jangan lupa perencanaan take profit & cut loss (bisa berdasarkan MA, Fibo, dll)!
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
2:06 PM
2
komentar
Label: Saham - Options
24.3.09
Rencana Trading - 240309
call ESS
break MA22, MACD Fast Line crossed above MACD Slow Line, D+ crossed above D-. untuk konfirmasi, sy akan masuk jika harga pembukaan nanti di atas harga penutupan kemarin tapi belum terlalu tinggi. Jangan lupa perencanaan take profit & cut loss (bisa berdasarkan MA, Fibo, dll)
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
7:59 PM
0
komentar
Label: Saham - Options
19.3.09
Rencana Trading - 190309
put SOHU
break MA22, MACD Fast Line crossed below MACD Slow Line
untuk konfirmasi, sy akan masuk jika harga pembukaan di bawah harga penutupan hari kemarin tapi belum terlalu dalam. Jangan lupa perencanaan take profit & cut loss (bisa berdasarkan MA, Fibo, dll)!
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
7:21 PM
1 komentar
Label: Saham - Options
16.3.09
Trading Options Saya - 130309
Sekitar pertengahan Feb'09 lalu saya mendapatkan info dari pak Tatang tentang trading options mingguan/weekly (bukan bulanan). Untuk American Style, Index/ETF/Stock yang tersedia baru hanya OEX. Options weekly tersebut biasanya tersedia setiap hari Senin dan expiration day terjadi pada hari Jumat di minggu yang sama, dimana harga stock yang menjadi acuan adalah sekitar 1-2 jam setelah close market. Untuk strategi IC, kita bisa masuk pada hari Selasa atau Rabu dan keluar (tutup posisi) di hari Kamis atau Jumat. Strike yang digunakan kira-kira sekitar 2x ATR karena waktu trading hanya 3-4 hari saja.
Hari Jumat, 13/3'09 jam 23.13 lalu (hari exp option mingguan) , saya msk IC OEX (weekly) Mar2 09 pada strike 340/350/365/370 @0.65. Saya masuk OEX saat harga di posisi 354an. Alasan masuk posisi karena saya amati dari mulai market buja, OEX cenderung tidak terlalu bergerak. Mungkin karena telah beberapa hari bullish & pengaruh hari jumat yang pergerakannya cenderung tidak terlalu dinamis.
Potensi max profit = 65, loss = 540. ROI = 65/540 = 12%.
Dana yang ditahan = 540 - 65 = $485 per kontrak.
ROI keliatannya kecil ya? Tapi jangan lupa 12% itu untuk 5-6 jam saja lho!
Sayang saya hanya ambil 1 kontrak saja.
Pada hari minggu saya cek, dana yg ditahan telah kembali ke account saya & keuntungan maksimal telah saya dapat.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
10:19 AM
0
komentar
Label: Saham - Options
28.2.09
Pengembangan Strategi Trading Options Saya #04 (IRON CONDOR)
Sebelum membahas IC lebih dalam, mari pahami dulu filosofi awal/standardnya:
IC adalah strategi sideways. Jadi kita mengharapkan atau akan mendapatkan keuntungan, jika harga Saham/ETF/Index yang kita trade di awal, pada akhirnya nanti (baik saat kita close atau sampai dengan exp) berada pada range/kisaran harga yang kita buat/targetkan di awal (berada di sekitar atau dalam kandang). Dengan IC kita akan mendapatkan keuntungan dari berjalannya waktu (time decay).
Iron Condor (IC) adalah gabungan dari strategi vertical spread Bear Call dan Bull Put. Jadi intinya adalah:
- Sell Call
- Buy Call
- Sell Put
- Buy Put
Sebelum membaca lebih lanjut, anda harus memahami dulu strategi vertical spread Bear Call dan Bull Put secara baik. Berikut uraian lengkapnya:
Kriteria
Sebisa mungkin trading pada Index/ETF seperti DIA, SPY, SPX, IWM, RUT karena cenderung lebih stabil dibandingkan saham.
Jika tetap trading menggunakan saham, maka cek jangan sampai ada earning sepanjang periode IC dan cari yang ADX(14)nya di bawah 15 (biasanya sideways).
Jika tetap trading menggunakan saham cari yang volume transaksinya lebih dari 5 juta per hari.
Jika tetap trading menggunakan saham cari yang IV (Implied Volatility) sedang tinggi & cenderung akan turun (ada kaitannya dengan Vega).
Untuk IC 1 bulan, lihat chart titik support & resistance selama 3 atau 6 bulan.
Target ROI = 5-10%.
Waktu masuk 3-4 minggu sebelum expiration.
Tutup posisi 3-7 hari sebelum expiration.
Langkah2
Tentukan Index/ETF/Saham yang akan di-trade IC.
Tentukan strike2 Buy & Sell untuk Call & Put (Bull Put & Beear Call).
Analisa ROI dan gambarkan grafiknya dengan menggunakan fasilitas yang ada di TOS (pilih menu Analyze, pilih sub menu Risk Profile).
Tentukan skenario untuk exit baik pada saat loss (jangan sampai max) atau profit (tidak harus menunggu sampai max).
Tutup sebagian/semua posisi.
Menentukan Strike2 IC
Tentukan dulu strike2 SELLnya yaitu strike Sell bawah/kiri (Sell Put) dan Sell atas/kanan (Sell Call) dengan:
cari ATR (Average True Range) .ATR sendiri adalah rata2 selisih high dan low price per hari dari suatu saham selama x hari. Di studies TOS disediakan, tentukan saja ATR (45) atau ATR (70)
range profit max (SELL) = 2.5 x ATR (agresif) & 4 x ATR (konservatif)
misalnya ATR = 2, maka untuk IC range SELLnya = 2.5 x 2 = 5
jika misalnya harga suatu saham sekarang ada di 50, maka range adalah 50 - 5 dan 50 + 5 = 45 (Sell Put) & 55 (Sell Call)
Kemudian tentukan strike2 Buy-nya. Jika strike2 jika tidak persis sama, cari yang mendekati
Bandingkan dengan nilai support (terendah) & resistance (tertinggi) selama 3 atau 6 bulan
Sekarang perhatikan rangkaian gambar2 berikut:
modifikasi strike2 yang akan kita buy & sell baik call atau put
setelah modifikasi strike buy & sell baik call atau put
konfirmasi & pengiriman order
deskripsi order, harga saham saat BEP, max loss/profit, dana yg ditahan, dllKeistimewaan
Profit tetap Bulanan
Dengan strategi ini kita akan mendapatkan income dari pengurangan time decay, sehingga kita tidak terlalu tergantung pada saham atau options yang bergerak dengan cepat.
Dapat Diaplikasikan setiap Keadaan
Sangat sulit sekali untuk mengetahui kemana arah pergerakan pasar. Tidak ada yang pernah menyangka Dow Jones yang pernah tembus ke level 14.000 sekarang tinggal 7300-an. Salah satu keistimewaan IC yang paling powerfull dan unik adalah kita tetap bisa mendapat keuntungan walaupun pasar bergerak turun, naik, atau diam
Lebih Santai
Dengan menggunakan strategi ini kita tidak harus di depan komputer setiap saat untuk memantau pergerakan harga saham yang kita pasang, karena strategi ini mendapatkan profit dari time decay
Kemungkinan Menang Lumayan Besar
Probabilitas mendapat profit adalah 50% – 70%
Lain2
Index adalah gabungan dari banyak stock. Index options akan expired di hari Kamis bukan Jumat seperti stocks options. Harga closing Kamis bukanlah harga yg menjadi patokan untuk index tersebut expired. Akan ada price setlement di keesokan harinya setelah market berjalan kira-kira 2 jam. Ini yg sangat berbahaya buat pemain IC karena harga bisa loncat cukup jauh. Kita berpikir harga expired worthless akan sesuai harga penutupan Kamis, tapi ternyata index price settlementnya bisa loncat jauh ke atas atau drop jatuh ke bawah (gamma berperan di sini).
Pemain Iron Condor akan menghindari keadaan ini dengan menutup posisi sebelum expired untuk menghindari lonjakan di price settlement.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
3:39 PM
4
komentar
Label: Saham - Options
18.2.09
Pengembangan Strategi Trading Options Saya #03 (IRON CONDOR)
Seperti yang telah saya sampaikan pada artikel sebelumnya mengenai pengembangan strategi options saya dimana Desember lalu mulai menggunakan 50% dana unt bermain vertical spread, maka berikut saya bahas mengenai IRON CONDOR (IC). Jika dibandingkan dengan Day Trade (DT), strategi ini hanya mempunyai 1 kelemahan yaitu profit yg dihasilkan jauh lebih kecil (jika ROI konservatif = 10% per bulan). Tapi harap diiingat, strategi ini jauh lebih aman (sekali lagi jika ROI konservatif). IC sebenarnya tidak terlalu sulit & justru saya merasa lebih mudah dalam memprediksi stock/index/ETF yang akan kita trade dbandingkan dengan DT. Dan yang membuat saya senang, trading dengan strategi ini memerlukan waktu yang jauh lebih sedikit. Ini cocok dengan saya yang tidak terlalu kuat untuk berlama-lama di depan komputer sampai subuh. Jangan lupa satu lagi, jantung jauh lebih tenang ya. Tapi tetap sekali2 saya DT juga dengan catatan trend sangat kuat. Berikut uraiannya.
IC adalah strategi gabungan vertical spread BULL PUT & BEAR CALL dimana keduanya adalah strategi CREDIT. Dengan demikian ICpun adalah strategi credit.
CREDIT yang dimaksud adalah kita menerima premi di muka pada saat membuka posisi (mirip dengan Sell to Open). Tetapi sebagian dana kita akan ditahan oleh broker sebagai jaminan yang tentunya akan mengurangi buying power kita.
Total dana yang ditahan adalah selisih strike dikurangi credit yang kita terima. Perhitungan ROInya = premi yang diterima di muka dibagi total dana yang ditahan.
Untuk membedakan antara CREDIT dan DEBIT (mengeluarkan premi pada saat membuka posisi, mirip dengan Buy to Open) pada vertical spread perhatikan padanan katanya:
Jika berlawanan arah = Credit = Bull Put & Bear Call
Jika searah = Debit = Bull Call & Bear Put
Kata pertama dari nama strategi menunjukan trend yang diharapkan (bullish atau bearish).
Kata kedua menunjukan strike2 yang akan kita ambil.
Untuk menentukan strike-strike yang kita ambil baik Buy atau Sell di atas atau dibawah harga stock, perhatikan kata keduanya:
Jika Call maka Buy & Sell strike-strike yang lebih tinggi/besar dr harga stock
Jika Put maka Buy & Sell strike-strike yang lebih rendah/kecil dr harga stock
Untuk menentukan strike-strike mana yang Buy atau mana yang Sell, perhatikan kata pertama dari nama strateginya:
Jika Bull maka strike Sellnya harus lebih tinggi
Jika Bear maka strike Sellnya harus lebih rendah
Contoh 1:
Stock = 34.5
Trend = Bullish
Strategi = ingin mendapatkan premi di awal = Bull Put (Buy & Sell PUT di strike berbeda di exp yg sama).
Maka strike Put yg akan diambil adalah strike2 yg di bawah (lihat kata kedua) harga stock (34.5), mis = 30 & 32.5.
Untuk menentukan strike mana yg Buy & strike mana yg Sell, perhatikan kata pertamanya. Karena Bull maka strike Sellnya yg lebih tinggi = 32.5. Dengan demikian strike Buy = 30
Contoh 2:
Stock = 34.5
Trend = Bearish
Strategi = ingin mendapatkan premi di awal = Bear Call (Buy & Sell CALL di strike berbeda di exp yg sama).
Maka strike Call yg akan kita ambil adalah strike2 yg di atas (lihat kata kedua) harga stock (34.5), mis = 37.5 & 40.
Untuk menentukan strike mana yg Buy & strike mana yg Sell, perhatikan kata pertamanya. Karena Bear maka strike Sellnya yg lebih tinggi = 37.5. Dengan demikian strike Buy = 40.
Gabungan dari Bull Put dan Bear Call di atas dapat digambarkan sbb:
Nah ini dasar strategi trading IC yang penting untuk dipahami, selanjutnya akan dibahas kemudian. Bersambung...
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
4:24 PM
0
komentar
Label: Saham - Options
9.2.09
Trading Options Saya - 060209

Jumat, 6 Feb' 09, sekitar pukul 21.40an, saya masuk AAPL Feb'09, 95 C @$4.5. Saat itu harga stock sekitar 94an. Rencana cut loss di 91 dan take profit sekitar 103an.
Alasan masuk posisi rasanya liat gambar bisa lebih jelas. Tambah yakin lagi masuk setelah news non-farm employment change & unemployment range jelek, tapi DIA, QQQQ & SPY malah naik. Hari ini (Senin) kalo masih sempet rencananya mau masuk posisi lagi.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
1:56 PM
3
komentar
Label: Saham - Options
31.1.09
Options Greek #02 (Untuk Buy Call, Buy Put, Sell Call & Sell Put)
Seperti yang telah kita ketahui bersama, trader options perlu mengetahui dengan baik penerapan greek di dalam setiap strategi yang dilakukan. Di sini saya membahas penerapan greek pada 4 strategi dasar saja.
Asumsi2:
Gamma Positif = saham bergerak aktif.
Gamma Negatif = saham diam.
Gamma akan semakin besar jika makin mendekati waktu exp.
Gamma tertinggi ada di strike ATM.
Theta Positif = premi options bertambah seiring berjalannya waktu baik saham bergerak/diam.
Theta Negatif = premi options berkurang seiring berjalannya waktu baik saham bergerak/diam.
30 hari mendekati exp maka pengurangan/pengikisan nilai premi options per hari akan semakin besar.
Vega Positif = premi options bertambah seiring bertambahnya (naik) setiap 1% Implied Volatility (IV).
Vega Negatif = premi options bertambah seiring berkurangnya (turun) setiap 1% Implied Volatility (IV).
Efek Vega sangat besar di strike OTM.
Buy Call & Buy Put
Kita mengharapkan Gamma positif agar saham bergerak naik (unt Buy Call) & bergerak turun (unt Buy Put) sehingga dengan demikian premi kita bertambah sejumlah nilai Delta.
Gamma negatif adalah hal yg paling dihindari oleh strategi ini. Mengapa? Karena jika harga saham tidak bergerak maka nilai premi optionsnya pun tidak akan bertambah
Theta pasti selalu negatif untuk strategi ini. Artinya nilai premi options kita PASTI berkurang seiring berjalannya waktu mendekati exp.
Vega positif artinya nilai premi options kita akan bertambah jika IVnya naik +. Dengan demikian unt strategi ini belilah options dr saham yang mempunyai IV rendah/sedang tetapi mempunyai kecenderungan naik/bertambah.
Nah unt greek Sell Call & Sell Put adalah lawan dr Buy Call & Buy Put.
Jadi jelas, kita harus lebih memperhitungkan lagi dengan matang mengenai greek apabila kita tidak melakukan Sell to Close pada hari yang sama saat kita Buy to Close (buy).
Kenapa? Karena walau harga saham bergerak/diam, nilai premi options kita akan turun/berkurang/rugi karena termakan oleh Theta. Ini belum memperhitungkan apabila Vega negatif atau sehingga IV turun. Jika ditambah lagi dengan pergerakan saham yg berlawanan arah dengan posisi buy kita, maka nilai nilai delta premi options juga menjadi berkurang. Lengkap lah sudah posisi kita menjadi sulit untuk menjadi BEP sekalipun. Jadi berhati-hatilah jika posisi buy call & buy put (day trade) anda "gantung/nyangkut". Jangan ragu untuk menutup posisi rugi kecuali punya alasan yang kuat. Ingat ada faktor GREEK!
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
10:05 PM
0
komentar
Label: Saham - Options
Options Greeks #01 (Delta, Gamma, Theta, Vega & Rho)
Sesuai dengan artikel sebelumnya dimana saya nyatakan bahwa penting bagi kita untuk mengetahui secara lengkap tentang greek maka berikut saya posting pengetahuan mengenai Delta & Gamma yang dipengaruhi oleh stock movement, Theta yang dipengaruhi oleh time, dan Vega yang dipengaruhi oleh market expectation. Semoga berguna.
GREEKS adalah indikator2 perubahan harga premi options yg terdiri dari Delta, Gamma, Theta, Vega & Rho.
DELTA
adalah seberapa besar perubahan nilai optionnya jika saham (underlying) nya bergerak $ 1.
Contoh:
Delta = 0.4
Artinya jika saham bergerak sebesar $ 1, maka nilai premi options Anda akan berubah = 0.4.
Jika call options premi = 2.5 dan sahamnya kemudian bergerak naik sebesar $ 1 maka nilai premi Anda akan menjadi 2.5 + 0.4 = 2.9 (dengan asumsi vega & theta nya tetap).
Delta juga yg menunjukan seberapa besar kemungkinan options akan berakhir pada ITM.
Delta untuk Call = + (positif) dan Put = - (negatif).
Contoh Aplikasi:
Delta posisi KO adalah -42.73. Perhitungannya didapat dari total delta semua leg dari KO, dimana per leg dari KO itu adalah 5 kontrak x 100 lembar x harga delta options tiap2 strike.

Antara gambar 1 dan gambar 2 pasti ada perbedaan sedikit angkanya karena ketika dicapture pada saat market open dan angkanya selalu bergerak2, tapi penjelasannya spt ini:
Coba lihat delta 40 put = 0.05 per lembar options, nah jika 5 kontrak x 100 lembar x 0.05 = 25
Demikian juga yang lain, lalu mengapa di tulis delta 40 put ini positif pada gambar 1?
Ingat delta positif artinya jika naik $1 mendapatkan tambahan sebesar delta, posisi 40 put ini adalah sell, dimana jika sell put = mengharapkan saham naik.
Lalu dijumlahkanlah semua delta setiap leg itu sehingga menghasilkan angka total nya -42.73 (delta posisi) yang artinya jika arah turun maka saya akan mendapatkan tambahan profit sebesar delta, coba perhatikan gambar risk graph KO di bawah ini:
Menurut gambar Risk Profile KO, jika KO bergerak turun saya makin diuntungkan? Karena delta posisi (total) nya adalah minus, yaitu minus -42.73.
Artinya jika saham KO bergerak turun sebesar $1 maka posisi KO saya akan mendapatkan tambahan keuntungan dari delta sebesar $42.73
GAMMA
Gamma adalah tenaga untuk bergerak nya delta.
Jika harga saham berubah $ 1 maka premi option akan berubah sebesar delta.
Lalu bagaimana perubahan delta nya? Nah delta akan berubah sebesar gamma!
Contoh:
Delta = 0.4, gamma = 0.2
Jika harga saham bergerak naik $ 1, maka harga premi call option akan bertambah sebesar delta (0.4), sedangkan harga delta nya akan berubah menjadi sebesar 0.4 + 0.2 = 0.6.
Semakin besar gerakan harga saham (gamma positif) maka nilai gamma akan semakin besar pula & dengan demikian delta pun ikut bergerak (bertambah).
THETA
Theta adalah pengikisan nilai premi options karena waktu per hari.
Jadi jika theta = 0.05 artinya ketika membeli 1 kontrak, maka nilai premi Anda per lembar per hari berkurang 0.05 x 100 lembar = $5.
Demikian pula sebaliknya jika posisi Anda sebagai seller, maka sebagai penjual akan di untungkan dengan adanya time decay atau pengkikisan waktu, karena premi nya akan semakin murah ketika Anda melakukan buy back bahkan bisa bernilai nol (expiry worthless) manakala options yang di jual itu berakhir OTM.
Theta akan semakin besar saat mulai memasuki 30 hari exp.
Pada gambar, yang ada pada tab monitor adalah Theta total dari masing-masing leg nya.
Jika Theta = positif, maka Anda mendapatkan tambahan profit sebesar Theta di hari berikutnya (dalam $).
VEGA
adalah perubahan premi options setiap perubahan 1% dari Implied Volatility (IV).
Contoh
Jika IV call naik 1 % maka posisi call itu akan mendapatkan tambahan profit sebesar VEGA
Jika vega = 0.2 artinya, jika IVnaik 1 % maka premi options strike tsb akan naik sebesar $0.2 per lembar.
Sayangnya, pada platform mana pun tidak ada chart IV ATM per menit atau intraday, yang ada adalah chart IV per hari.
Jadi IV hari ini naik atau tidak nya hanya bisa dibandingkan dengan IV kemarin nya.
IV hari ini naik seberapa tinggi tidak diketahui karena IV hari ini hanya bisa diketahui setelah market close.
RHO
Rho adalah perubahan harga premi berdasarkan suku bunga, sekarang ini harga suku bunga adalah 0.25 % per tahun dan ini bisa diabaikan karena pengaruhnya relative sangat kecil.
Berikutnya akan ada artikel tentang penerapan greek pada strategi dasar options.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
9:04 PM
0
komentar
Label: Saham - Options
Pengembangan Strategi Trading Options Saya #02
Karena market yang mulai tidak bersahabat dan mulai kurang sesuai dengan strategi pada artikel sebelumnya (tentang Strategi Trading Options Saya dan Pengembangan Strategi Trading Options Saya #01), maka pada Januari saya merubah gaya trading dengan melakukan kombinasi 50% Day Trade dan 50% Spread (Bull Put, Bear Call, Iron Condor, Condor, Butterfly, dll). Day Trade tidak lagi dilakukan langsung saat market open tetapi setelah 1 jam atau bahkan di tengah2nya. Dengan demikian juga soal AH & PM untuk masuk posisi sudah tidak saya gunakan lagi untuk saat2 ini (mungkin saja nanti diginakan kembali)
Untuk day trade, buy call atau buy put dilakukan dengan benar2 memanfaatkan web Stockfetcher sesuai dengan artikel sebelumnya. Kandidat yang didapat dr hasil screening di analisa lagi dengan menggunakan MA 10, MA 22, MA 50, Volume+EMA 60, MACD, SS dan DMI. Untuk strategi spread yang saya gunakan akan dibahas pada artikel berikutnya.
Dan satu lagi yang tidak kalah penting sesuai dengan masukan dari rekan, saya juga merubah strategi menjadi lambat keluar saat posisi profit (tidak langsung pasang limit profit tetapi menunggu kemungkinan bisa mendapatkan profit lebih) dan cepat keluar jika telah salah arah (cut loss). Jangan terlalu lama menahan posisi yg sedang rugi. Total keuntungan yg telah didapat susah payah bisa saja habis dan bahkan saldo menjadi 0 jika anda terlambat melakukan cut loss. Ini sesuai juga dengan pengetahuan tentang greek yg baru saya perdalam (akan dibahas di artikel selanjutnya).
Saya masih akan terus belajar dan perlu juga diingat bahwa: Di dalam options jangan pernah setia hanya pada satu strategi saja. Jika memang sudah tidak sesuai dengan kondisi pasar maka segera cari strategi lain yang sesuai. Teruslah belajar & terimalah masukan dari rekan yg sudah cukup memiliki pengetahuan serta pertimbangkanlah secara bijak.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
7:19 PM
0
komentar
Label: Saham - Options
14.11.08
Manajemen STRESS
Bukan BERAT beban yang membuat kita stress, tetapi LAMAnya kita memikul beban tersebut. (Stephen Covey)
Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: “Menurut anda, kira-kira seberapa beratnya segelas air ini?”
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. “Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya.” kata Covey.
“Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.”
“Jika kita membawa be ban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya.” lanjut Covey. “Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi”. Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.
Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa.Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.
Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya …! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.
Start the day with smile and have a good day……..
Note : Stress bukan untuk ditakuti, tapi dengan stress awal memulai langkah baru.
Hadapi setiap permasalahan dengan tenang dan bijaksana.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
11:44 PM
2
komentar
Label: Refleksi
12.11.08
Pengembangan Strategi Trading Options Saya #01
Setelah berjalan 1.5 bulan, saya melakukan sedikit modifikasi sederhana strategi trading options. Tiap transaksi saya mulai memperbanyak kontrak dari 1 menjadi 2 atau 3.
Dulu setiap transaksi, saya buy 1 kontrak option pada suatu saham. Selanjutnya closing atau tidak di hari yang sama, saya kembali buy 1 kontrak pada saham yang lain. Dan begitu seterusnya s/d 3 x selama uang masih cukup.
Sekarang, agar lebih efektif dan mendapat profit yang lebih besar, saya buy langsung 2 atau 3 kontrak. Dana yang dibutuhkan untuk membeli kira-kira $800 - $950, yaitu untuk MCD, WMT atau NKE, dimana transaksi dilakukan di Nov '08. Agar dana yang digunakan mencukupi, pilih kontrak options yang exp-nya 1 bulan. Sebab rasanya jika 2 bulan atau lebih, dana yang dibutuhkan tidak akan mencukupi untuk membeli 2-3 kontrak. Ingat modal masih $1000 lebih sedikit.
Setelah transaksi buy kita dapat (saya menghindari kata "pasang"), saya tinggal menunggu 1 jam atau bisa juga ditinggal tidur atau mengerjakan hal-hal lain. Biasanya untuk limit 0.2 atau 0.15, saat pagi kita periksa maka posisi sudah close.
Jadi dari segi efektifitas, saya tidak perlu menganalisa pergerakan 3 jenis saham untuk melakukan trading options masing-masing 1 kontrak. Tetapi cukup 1 jenis saham saja untuk melakukan trading options masing-masing langsung 3 kontrak.
Nah sekarang dari segi penambahan profit per bulan. Mengacu pada artikel saya sebelumnya, berarti ada skenario lain yakni sbb:
Skenario 3
Asumsi trading 2x per minggu & limit 0.2.
0.2 x 100 x 3 kontrak x 2 x 4 minggu = $480 (belum termasuk transaction fee = $20)
Dengan modal $1000 mendapat $460 per bulan (ROI = 46%).
Skenario 4
Asumsi trading 3x per minggu & limit 0.15.
0.15 x 100 x 3 kontrak x 3 x 4 minggu = $540 (belum termasuk transaction fee = $30)
Dengan modal $1000 mendapat $510 per bulan (ROI = 51%).
Tapi jangan lupa ya untuk melakukan analisa yang tepat. Ingat jika langsung ambil kontrak yang banyak maka jika rugipun langsung besar. Karena itu HATI2.
catatan: transaction fee di TOS bisa menjadi $1.25 jika ada permintaan secara khusus.
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
11:52 AM
0
komentar
Label: Saham - Options
9.11.08
Menuju Options yang Bebas Day Trade
Seperti diketahui bahwa dalam dunia trading Stock atau Options ada ketentuan bahwa untuk dana dibawah $25.000 ($25K), berlaku pembatasan day trade maksimal 3 x 1 minggu. Day trade yang dimaksud adalah apabila kita berhasil melakukan proses Buy to Close & Sell to Close secara bersamaan pada 1 hari. Untuk mendapatkan fasilitas bebas day trade kita harus menyetor dana paling tidak $35K.
Nah, masalahnya bagaimana mendapatkan dana tersebut? Bagaimana jika kita menggunakan dana pinjaman dari Bank? Sejauh mana perbandingannya dengan target hasil yang kita tetapkan? Berikut perhitungannya
Asumsi:
Target profit = 15% per bulan (lihat artikel saya sebelumnya)
Bunga pinjaman bank = 1.5% per bulan = 18% per tahun
Provisi diabaikan
Jangka waktu pinjaman = 1 tahun
Kurs $1 = Rp. 10.800,-
Dana maks yang digunakan = $10.000 (sisa $25.000 akan aman krn tidak digunakan)
Target limit = 0.1
Jumlah kontrak per trade = 10
Jumlah transaksi per hari = 3
Perhitungan:
Jumlah pinjaman = dana yang disetor = Rp 10.800 * $35.000 = Rp. 378 jt
Jumlah pinjaman + bunga 1 th = Rp. 446.040.000
Angsuran per bulan = Rp 37.2 jt (pembulatan)
Target profit per transaksi = 0.1 * 100 * 10 - (1.25 * 20) = $ 75
Target profit per hari = $75 * 3 = $225
Target profit per bulan = $225 * 20 = $4.500 = Rp. 48.6 jt
Jadi gimana kira-kira? Berani?
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
9:28 PM
8
komentar
Label: Saham - Options
14.10.08
StockFetcher 2.0!!!

Telah keluar versi terbaru StockFetcher 2.0. Coba masuk http://beta.stockfetcher.com/sfapp/index.php?qrid=1172763535&skipcheck=0&efts=undefined
Contoh:
Cari stock DJ 30 ya akhir-akhir ini sering merah/turun, yang dayrange-nya >$2 dengan menulis:
index is dow 30
and close below open
and high minus low is above 2
Cari yg tembus 52 week high, harga diatas $20 dan average volume 60 hari = 1 juta, overbought:
close reached a new 52 week high
and close is above 20
and average volume(60) is above 1000000
and slow stochastic(10,15) is above 70
Cari yg kemarin naik potong garis MA22, masih oversold, harga di atas $20, volume rata2=1juta, lihat MACD dan garis2 MA:
open below MA(22)
and Close above MA(22)
and Average Volume(60) above 1000000
and volume is above average volume(60)
and Close above 20
and Slow Stochastics Fast %K(10,15) below 30
and draw MACD(8,17,9)
and draw MA(10)
and draw MA(50)
Cari yg kemarin chart membentuk pola bullish engulfing, harga diatas $20, volume rata-rata=1 juta, lihat MACD dan garis2 MA:
patern is Bullish Engulfing
and Average Volume(60) above 1000000
and Volume is above Average Volume(60)
and Close above 20
and Slow Stochastics Fast %K(10,15) below 50
and draw MACD(8,17,9)
and draw MA(10)
and draw MA(50)
and draw MA(22)
Cari yg kemarin chart membentuk pola evening star, harga diatas $20, volume rata-rata=1 juta, lihat MACD dan garis2 MA:
close is below open
and close 1 day ago is above open 1 day ago
and close 2 days ago is above open 2 days ago
and open 1 day ago is above close 2 days ago
and open is below open 1 day ago
and close is above 20.00
and average volume(30) is above 1000000
and close is above 20.00
and average volume(30) is above 1000000
and draw MACD(8,17,9)
and draw MA(10)
and draw MA(50)
and draw MA(22)
intinya terserah kita mau cari stock yg model gimana juga pasti ketemu...
kalo udah nyoba mau sharing2 lagi silakan, siapa tau bisa bagi2 rumus.
BAGUS BANGET KHAN. special thanks to bro Firstian atas infona.
sumber: firstian, tambahan sendiri & langsung dr web
Diposting oleh
Novry Sabmen Simanjuntak
di
12:10 PM
0
komentar
Label: Saham - Options





